spmb@cianjurkab.go.id Layanan Publik: 08:00 - 15:00 WIB
INFO Portal dalam tahap peluncuran terbatas.
Artikel

Persiapan SPMB, Disdikpora Cianjur Gelar Rapat Sosialisasi Daya Tampung Sekolah

28 Feb 2026
Dery Supriady

Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Cianjur menggelar Rapat Sosialisasi Daya Tampung bagi seluruh satuan pendidikan tingkat dasar dan menengah di wilayahnya. Kegiatan ini menjadi langkah awal persiapan menyambut tahapan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran mendatang.

 

CIANJUR — Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Cianjur menggelar Rapat Sosialisasi Daya Tampung bagi seluruh satuan pendidikan tingkat dasar dan menengah di wilayahnya. Kegiatan ini menjadi langkah awal persiapan menyambut tahapan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran mendatang.

Rapat yang diselenggarakan di aula Disdikpora Cianjur ini dihadiri oleh para Kepala Sekolah, Koordinator Wilayah Bidang Pendidikan (Kordik) kecamatan, serta pengawas pembina. Agenda utama pertemuan ini adalah membahas dan menetapkan kuota atau daya tampung setiap sekolah secara objektif.

Fokus Pembahasan dalam Rapat:

Standar Rombongan Belajar (Rombel): Memastikan jumlah rombel dan kapasitas siswa per kelas sesuai dengan Standar Nasional Pendidikan (SNP) guna menjaga kualitas Kegiatan Belajar Mengajar (KBM).

Transparansi Kuota SPMB: Mendorong pihak sekolah untuk mengumumkan daya tampung secara terbuka kepada masyarakat agar pelaksanaan SPMB berjalan jujur dan adil.

Pemetaan Jalur Penerimaan: Menyelaraskan daya tampung dengan aturan sistem zonasi, jalur prestasi, perpindahan tugas orang tua, dan jalur afirmasi untuk mencegah penumpukan siswa di sekolah-sekolah tertentu.

Pihak Disdikpora Cianjur menegaskan bahwa penetapan daya tampung ini sangat krusial. "Sekolah harus melaporkan daya tampung yang riil sesuai dengan ketersediaan ruang kelas dan jumlah tenaga pendidik. Kami mengimbau agar tidak ada sekolah yang memaksakan diri menerima siswa melebihi kapasitas, karena hal tersebut akan berdampak buruk pada kenyamanan dan kualitas pembelajaran siswa," ungkap perwakilan Disdikpora dalam sambutannya.

Selain itu, Disdikpora juga meminta setiap panitia SPMB di tingkat sekolah untuk segera melakukan sinkronisasi data fasilitas sekolah dengan sistem pendataan pusat (Dapodik).

Melalui sosialisasi ini, Pemerintah Kabupaten Cianjur berharap pelaksanaan penerimaan siswa baru tahun ini dapat berjalan lebih tertib, lancar, dan bebas dari praktik-praktik yang merugikan masyarakat. Semua calon peserta didik diharapkan mendapatkan hak akses pendidikan yang merata dan berkualitas.

Bagikan artikel ini: